Posted by: Qie | February 12, 2013

Selalu

Masih bimbang ketika jari menggasak kayu putih..
Tinta telah mencium, entah kemana garis akan ditarik..
Melihat lagi coretan tanpa arah setengah dasawarsa ini..
Tak begitu hitam, buram, namun sangat dalam..
 
Sekilas kubanggakan perjalanan ini..
Cukup banyak kesetiaan, terhitung pula jumlah kesakitannya..
Toh aku  tetap dapat bertahan dengan berbaiat dia tersenyum..
Tapi pelangipun kelak harus pudar, demi tanda hari cerah lagi..
 
Hitam mengabarkan orang senang membual akan cinta..
Putih membela itu Hak mereka akan arti sesuai akalnya..
Dan aku sendiri ??  Masih tetap punya makna sama untuk itu..
Bagiku, cinta adalah Selalu..
 
Advertisements

Responses

  1. Lagi blog walking nih,,
    What a word you have, ketika selalu menjadi terdefinisi..
    *keep writing bro*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: