Posted by: Qie | December 10, 2010

Tak Selamanya

Kembali ke hari-hari yang semakin cepat beriringan dengan hilangnya matahari
Ke dalam malam-malam penantian diakhiri dengan rasa tak sadar yang tiba-tiba datang
Ke hati yang berganti-ganti kemampuan dalam berpaham dan berbuat
Kepada kuat akal dan rangkulan teman yang menjadi pegangan penentu arah kedepan
Semuanya bergantung dengan keteguhan iman
.
Datang hilang, menyala padam, berembun menguap
Semuanya seperti itu tapi tidak selamanya
ya Allah, ya Rabb, ya Tuhanku
.
Seorang sahabat berkata masalahnya hanya waktu
Tanggapan seorang tua ubatnya hanya waktu
Mungkin bagiku pun pembatasnya adalah waktu
Namun bagaimanakah khafilah ini berhasil mencapai waktu itu
Tanpa hilang emas ditangan, tanpa ragu akan terbuang
.
Ya Allah ,kuatkanlah
Hilangkan dan datangkanlah pada saat yang tepat
Karena tak selamanya iman ini diatas, tak selamanya akal ini sehat
Dan tak selamanya pula qolbu dalam jiwa ini
Bisa terus menerus menganggapnya tak ada
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: