Posted by: Qie | April 30, 2009

Tangis


Terkadang…
Ada yang harus kita lakukan atas tuntutan seseorang….
Dan terkadang…
Ada kalanya kita harus mengubah diri karena sesuatu…
Namun sering….
Perasaan ini sebenarnya dibuat ambigu oleh itu semua..

Terkadang…
Aku melihat ada arah yang harus aku ubah..
Dan terkadang…
Mereka pun selalu mengingatkanku untuk mendesak itu..
Namun sering..
Aku merasa bahwa akupun tak pernah memintanya..

Terkadang..
Orang-orang akan menyapaku dengan hangat..
Dan terkadang..
Kudapat bekal perjalanan yang begitu berharga..
Namun sering …
Mereka menyayatku dengan tatapan dan gumamannya..

Terkadang …
Tegap badanku untuk menghantam semua ini..
Dan terkadang…
Aku yakinkan orang-orang akan ketegaranku itu
Namun sering..
Aku menangis-nangis tersedak karenanya..
Seperti saat ini…
Advertisements

Responses

  1. *tepuk2 bahu jarak jauh*

    Kata dosen Matek gw, di tengah sulitnya soal integral selalu ada secercah cahaya (suer, beliau ngomong gitu), karena Allah ga ngasih beban yang lebih berat dari yang bisa ditanggung hamba-Nya. Gw percaya, se-down apapun, Yahya kuat buat ngadepin semua itu (whatever it is) 🙂

  2. weits, lw ngga boleh nepok2 bahu gw..

    biar sepupu bukan muhrim wkwkwk..

    makasih ndah..

  3. makanya gw bilang jarak jauh 😀

  4. wkwkwk boleh2..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: