Posted by: Qie | April 30, 2009

BALADA KERETA EKONOMI MOGOK DAN DUA JAM DI STASIUN

Dunia perkereta apian telah menjadi sebuah hal yang penting bagi orang2 yang biasa berpindah-pindah tempat di wilayah jabodetabek namun enggan menggunakan atau memang tak punya kendaraan pribadi…
Yang harus disoroti, karena PT KAI merupakan satu2nya pengelola transportasi ini maka ada beberapa kelamahan…

Yang paling besar tentunya dari masalah kualitas… yang gara2 sudah saking tergantungnya masyarakat dan PTKAI tak ada pesaing bisnisnya maka kualitas PERKERETA APIAN INDONESIA dibuat seada2nya… Dan mungkin bila orang mengeluh mereka dengan mudah bisa bilang ” Klo ngga suka naek kereta yah ngga usah naek..”, padahal nenek moyang mereka juga tahu bahwa mau seburuk2 apapun perkereta apian tetaplah dibutuhkan dan orang akan tetap naik karena ngga ada pilihan lain..

Ada beberapa isu yang musti jadi perhatian pemerintah tentunya jika memang mw membela wong cilik, ialah segi ketepatan waktu, kenyamanan, dan keamanan dalam bertransportasi dengan kereta…misalkan saja kasus kriminal di kereta yang terus bertambah tanpa ada tindakan real pemerintah untuk mencegahnya…ditambah pula kereta suka rusak ngga jelas di tengah2 perjalanan..

Alasan gw menulis seperti ini tentu saja karena gw habis mengalami kejadian kesekian yang cukup mengecewakan mengenai kereta in…

Peristiwa ini terjadi ketika gw mau pulang ke bogor pada hari jumat minggu lalu…
Beres nonton Teknik Cup, gw dan kawan2 bercengkerama terlebih dahulu dikantin teknik hingga ba’da isya.. setelah mempertimbangkan berkali2 mengenai krisis keuangan, gw yang harusnya pada saat itu ada jadwal maen futsal di Cilandak Town Square memutuskan untuk tidak ikut. Dan berangkatlah gw ke stasiun UI malam2…

Tiba di Stasiun pukul 8.15

Gw langsung melangkah mantap menuju tempat beli tiket atau biasa disebut loket..Karena hapal klo jam2 segitu ngga ada kereta ekonomi ac maupun express gw langsung membeli tiket kereta ekonomi tujuan cilebut dgn harga 1500 rupe( baca: rupiah). Ketika sedang mencari tempat duduk ternyata gw bertemu dengan Adissa dan Ratih ( teman2 gw pas SMA) yg tenyata mereka habis ngikutin acara kumpul Arsitek jakarta di UI. Ngga beberapa lama gw bertemu dgn teh bunga( bukan nama sebenarnya, sebut saja begitu karena gw lupa) dan Regen yang merupakan senior gw di SMA. Kita berempat bersama2 menunggu kereta ekonomi yg akan membawa kami ke bogor. Belum sampai sekitar 5 menit..

ada pengumuman dari sumber suara bahwa kereta ekonnomi tujuan bogor yang terdekat ( sebut ajah kereta A) mogok ditengah jalan dan sedang didorong oleh kereta ekonomi dibelakangnya, karena mogok maka mereka hanya akan sampai stasiun depok karena mau masuk begkel… jadi penumpang tujuan bogo jgn naek ke kereta tersebut nanti…. dan kereta ekonomi berikutnya menuju bogor sudah ada di stasiun lenteng agung (sebut saja kereta B) dan tanjung barat ( sebut saja kereta c).

Cukup lama kemudian, sekitar pukul 8.45, datanglah kereta A yang dikabarkan mogok tersebut. Dan kereta tersebut berhenti di jalur satu dan ternyata kereta yang membawa mendorong kereta tersebut ( sebut saja kereta D) ikut2an mogok di stasiun UI.. lah??? Mungkin keberatan kali yah….akibatnya kedua kereta tersebut harus berhebti cukup lama di stasiun UI… waduh dah bosen nih nunggunya… Para penumpang kereta A dan D pun banyak yang turun karena ketidak jelasan status mereka.. putus atau nyambung hehe…

Kejadian ini sudah cukup membuat kita berempat gelisah karena sudah menunggu lama tanpa kejelasan..

Sekitar pukul 9.00 ada kabar bahwa akan masuk kereta ekonomi B dijalur dua menuju bogor, hal ini diupayakan agar para penumpang yang dari Kereta A dan D bisa diangkut sebagian… sambil menunggu ketidak pastian tersebut gw dan regen serta teh bunga memutuskan untuk membeli tiket ekonomi AC yang jadwalnya jam 9.20. Namun saat itu kta sudah berpisah dengan Adiss dan Ratih yang kutaktahu entah kemana..dan kita pun menyebrang ke jalur 2 yang normalnya digunakan untuk kereta tujuan jakarta..

Akhirnya sekitar pukul 9.15 malam kereta ekonomi tujuan bogor masuk jalur dua, langsung saja penumpang yang udah seabrek2 gituh diempet2in kedalam kereta B dan kereta yang sudah kepenuhan tersebut berangkat diiringi sorakan dan cemoohan para penumpang yang tidak terangkut.. ckckckck ramai sekali keadaan saat itu, ditambah badan ini terasa sudah cukup letih..Kembali menunggu, kereta A belum juga beranjak dari tempatnya.. para penumppang diatasnya pun pada naik turun karena tidak jelas nasib kereta tersebut.. Namun akhirnya, kereta A tersebut jalan juga, masih tetap di dorong oleh kereta D. Ketika terjadi sedikit pergerakan..para penumpang yang menunggu di jalur satu dan dua langsung lari menuju kereta tersebut..dan dengan sisa2 kekuatannya kereta A pun telah berpulang menuju stasiun DEPOK pada pukul 9.38 pm Alhamdulillahirobbil alamiin…

Penumpang yg masih menunggu giliran pulang ketemu istri sudah berkurang, namun masih tetap banyak..pemberitahuan selanjutnya kan masuk kereta ekonomi ac tujuan bogor da jalur 2 dan ekonomi dijalur 1(kereta C) dijalur 1. Saat pengumuman kereta yang mana yg berangkar dahulu blm ada, para penumpang menyeberang rame2 ke jalur 2 dimana ekonomi ac diasumsikan berangkat terlebih dahulu.. Namun ternyata ekonomi biasa atau kereta C tiba lebih dulu di jalur 1 sehingga para penumpang langsung berlarian ke sana.. namun tidak dengan kita berempat….Setelah para penumpang naik, ternyata kereta C tak kunjung berangkat sampai kereta ekonomi ac tiba dijalur dua..Berpindah kembalilah para penumpang tersebut ke jalur dua untuk naik ekonomi ac…Dak akhirnya dengan segenap kekuatan, kita bertiga( gw, regen, ma teh bunga) berhasil nyempil ke dalam ekonomi ac yang sangat penuh tersebut pada pukul 10.15. Setelah para penumpang naik semua, eh ada pengumuman bahwa yg akan berangkat terlebih dahulu ialah kereta C atau ekonomi Ac… Iaaaaaaaaa para penumpang yang entah sebenarnya punya dua karcis kayak gw atau ngga akhirnya pindah lagi wkwkwkwkwk mungkin mereka sudah benar2 pengen pulang…. Dan akhirnya kereta C pun berangkat….saaaaph….

Setelah beberapa lama akhirnya kereta yg gw naikin, ekonomi ac, berangkat juga, tp gilanya gara2 sangat kepenuhan kereta tersebut ngga bisa ditutup pintunya hahahaha dah kayak ekonomi ajah…. Perlahan tapi pasti kereta pun melaju..Dan yang lucuny ketika sampai stasiun depok, kereta C yang tadi di depan kami ternyata mogok juga wkwkwkwkw akhirnya penumpang tadi yg pindah2 harus balik lagi ke ekonomi AC yg sudah sangat penuh tersebut wkwkwkw seru amat dah….

Walhasil, pukul 11.00 malam ( kurang lebih) gw sampai juga di BOGOR, Alhamdulillah…

Yahh, peristiwa diatas semoga bisa di ambil hikmahnya lah oleh pemerintah, untung ngga setiap hari hal tersebut terjadi….

Advertisements

Responses

  1. wwowwwwwwwwwwwwwwwww!! hahaha

  2. ya ampun.
    mau pulang aja susah banget ya?

  3. kumpul arsitek atau arsitektur?
    kok bisa berpisah sih?
    itukan akhwat dan saat itu udah malem kan?

  4. Aduh, post-nya panjang amat sih…

    Gw mau comment tentang kualitas layanan PT KAI nih…

    Terus terang emang kereta layanan sama ketepatan waktunya masih kurang, kayak waktu gw dari Madiun naik Kereta Bima yang jadwalnya nyampe di Gambir jam 7 baru nyampe jam 10 gara-gara ada Kereta Gumarang anjlok…

    Tapi layanan kereta jelek karena PT KAI masih merugi..Biarpun banyak penumpang ternyata PT KAI masih merugi.Penyebabnya macam-macam, tapi paling banyak karena biaya operasional yang lebih mahal dari pendapatan.
    Kenapa kereta di Indonesia ga bagus kayak di luar negeri padahal PT INKA udah bisa bikin yang sebagus luar negeri? Karena rel kita masih jenis R2 yang ga bisa dilalui kereta modern yang bisa melaju dengan kecepatan lebih tinggi. Ga usah kereta modern, kereta sekarang aja sering anjlok.

    Ironis, padahal kereta api solusi terbaik permasalahan transportasi di pulau Jawa dibanding tol TransJawa karena AMDALnya lebih berkualitas.

  5. AMDAL tuh apa yah??

  6. pekok AMDAL gak tau….Analisis Mengenai Dampak Lingkungan bung!!!!
    anak sipil malu-maluin gak tau tuh….
    Bener secara ekonomis dan dari sisi lingkungan, KA tetep lebih ramah daripada kendaraan bermotor…
    masalahnya sampe sekarang duni perkeretaapian Indonesia masih dimonopoli satu perusahaan sahaja, walopun udah ada UU yang melarang monopoli…
    Tapi saya kira bokan masalah monopoli atao bukan, coz bisnis di KA butuh modal yang gede bgt, tapi lebih ke arah manajemen dan good will dari para pemegang kuasa yang bersangkutan.
    Lebih2 PT.KAI rugi terus tiap taun, padahal menurut akal logika mereka seharusnya untung besar !!!!!
    Harus ada ancaman tersendiri dari rakyat atau pemerintah untuk meningkatkan kinerja dari KAI sendiri !!!!!

    SALAM PEMBEBASAN

  7. Betul noh, masa AMDAL aja kagak ngerti, malu-maluin. Kayak ada tuh temen sekelas gw dari TUlungagung. Orangnya pinter, IP-nya diatas 3,5. Tapi pengetahuan umumnya ketinggalan banget, ditanya SIM A fungsinya buat apa aja ga ngerti.

    Back In Business, solusi transportasi kereta api lebih bagus daripada jalan tol TransJawa karena pembangunan jalan rel gak membuka lahan, sedangkan jalan tol sangat berpotensi membuka lahan. Lahan yang sebelumnya sawah jadi pemukiman. Padahal pulau Jawa menyuplai lebih dari 60 % ketersediaan pangan di Indonesia. Kalo lahannya terus berkurang, ketahanan pangan bakal terancam.

  8. Ya elah sante aja kli…..

    Ngga usah lebay bilang malu2in…..
    Kayak paling membanggakan aja lw…..
    Tuh temen lw mungkin kelemahannya dipengetahuan umum, tp toh IPnya membanggakan….
    Klo SIM A kan tinggal dikasih tw sekali jg langsung tw dan inget…
    Klo IP kan usahanya jauh lebih besar daripada nyari tw fungsi SIM A apa….

    Back in business….
    Gw setuju pendapat tentang rel kereta lw….

  9. G mau lap0r…
    Ad yg sen0n0….m0h0n tega5
    g ga cuma 1x nyaksiin. Ini
    tp ber x x
    ad penumpang “nuyuap”
    ma5ini5 kereta
    20k
    tr5 …pnumpang it
    minta turun bukn di setasiun
    tp m5h di tenggah”
    hutan. Ap ,b0leh bgitu….
    20000..ribu bebas mau turun dmana aj!….g ga nyk5iin ,ini .
    1x tp ber kali-kali…
    Bgini” yg bikin kecelakaan…
    Dan ke terlambatan’y
    c0ba kapten….sekali-kali
    nyamar jd pnumpang
    jgan nyante-yante aj…,..
    Tar kl0.ad kecelakaan..,
    siapa yg di salahin! !
    Dan brtanggung jawap….

    • Waduh, huruf S diganti 5. Alay bener…

  10. siph.. kereta Indonesia ini harus dibenahin..

  11. “perkeretaapian”, bukan “perkereta apian”. haghag.

    “yang gara2 sudah saking tergantungnya masyarakat dan PTKAI tak ada pesaing bisnisnya maka kualitas PERKERETA APIAN INDONESIA dibuat seada2nya”
    uuuuh…. dasar alasan lu berpendapat kae gitu apa qie? entahlah, gue dari dulu condong ke propemerintah. pemerintah rezim apa pun selalu gue dukung kecuali Gus Dur. somehow, gue selalu merasa bahwa pemerintah ga selalu berhati sehitam yang ditulis pers…
    menurut gue, PT KA udah ngasih usaha yang banyak kok. Kebetulan gue langganan Majalah PT KA. Tau kan kebiasaan penumpang nangkring di atap kereta? Tau kan masyarakat cenderung menyalahkan PT KA karena ga bisa menertibkan penumpang liar? Tau ga kalau PT KA udah mencoba enam cara mengusir penumpang liar itu? Mulai dari ngasih oli di atap biar licin, kasih kawat berduri di atap, nurunin level pantograf, ngasih jeruji di jendela biar ga dijadikan pijakan naik, dll. Sebelum menyalahkan PT KA, kenapa ga menyalahkan kelakuan masyarakat dulu? Ga semua kebijakan pemerintah ga prorakyat kali…

    uhuhuhu… memanas ni suasana politik di hati gue, udah mau pemilu… ahahaha,,

  12. wah klo soal penumpang2 liar dll gw kgk terlalu keberatan dan nyalahin pemerintah seada2nya.. gw jga nganggep itu curahan dari bobroknya logika masyarakat ini..

    Tp bwt yg teknis, pelayanan, perawatan dll harus dibenahi.. mungkin lebih asik lw kul di Ui dulu lah setahun biar lebih mengenal kereta kita….

    Pro Pemerintah bukan berarti menganggap smua hal yg dilakukan pemerinitah tuh baik bagus terbaik dan luput dari salah..Gw jga termasuk warga yg cenderung taat pada ulil amri.. tapi teteplah ngasih koreksi2 agar ulil amri atw pemerintahan tersebut bisa lebih baik.. hak pemerintah mengambil kebijakan dan kekuasaan.. hak rakyat mengoreksi dan memberi masukan…

    • Oh..gw setuju sama c uki.
      Lihat contoh berbagai kasus pencolongan infrastruktur kereta api. Besi rel, bantalan, kabel transmisi, bahkan sampe urugan pasir sebagai sub-course jalan rel juga dicolong. Belum lagi kasus perusakan di stasiun dan kereta itu sendiri. Gw lihat di stasiun gambir mulai dibenahi stasiunnya jadi lebih bagus, tapi astaga masyarakat udah mulai merusak aja. Itu semua membuat kerugian di PT KA yang berarti ekstra biaya perawatan. Naiknya biaya mengakibatkan naiknya tarif, tapi itu gak bisa dilakukan karena PT KA harus menekan tarif agar terjangkau masyarakat. Akibat pelayanan buruk, pengguna moda beralih dari kalangan atas ke bawah. Makin semrawutlah keadaan. Lingkaran setan ini yang harus kita cegah.

      Memang perlu untuk mengkritik karena pemerintah juga ga sempurna, tapi bukan berarti kesalahan masayarakat dilimpahkan ke pemerintah. Bantu benahi sistem perkerataapian negara ini, jangan cuma mengeluh.Jangan cuma minta hak.

      Oh, trus maksud lu kul di UI dulu biar lebih mengenal kereta kita apa?
      Di kuliah gw juga belajar mata kuliah tentang perkerataapian.
      Ga bisa mengambil contoh KRL Jabotabek untuk menilai seluruh perkeretaapian di Indonesia. Sepanjang yang gw amatin kondisi perkeretaapian di Jawa masih bagus, terawat dan teratur. Hanya di Jabodetabek saja yang kondisi stasiunnya kumuh.

  13. wkwkwk

    khan cerita gw nih yg di jabodetabek…

    cobain lah.. barang 3 bulanan…

    asoy hahaha

    • Yaela udah lebih dari 3 tahun gw make KRL jabodetabek. Gw udah ngerti rasanya.

      • wah tetep beda van.. harus rutin dan timingnya pas biar asikh..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: