Posted by: Qie | December 5, 2008

cucu dan keranjang batu bara (cerita tentang al-quran)

bagus untuk disimak, semoga bermanfaat….

assalamualaikum…..

bismillahirrahmanirrahim,..

mengapa kita membaca al-quran? meskipun kita tidak mengerti satupun artinya.

ini suatu cerita yang indah :

seorang musim tua america bertahan hidup disuatu perkebunanan, di suatu pegunungan sebelah timur negara Kentucky dengan cucu lelakinya yang masih muda. Setiap pagi kakek bangun lebih awal dan membaca al-quran di meja makan di dapurnya. cucu lelakinya ingin sekali menjadi spt kakeknya. dan mencoba utk menirunya dalam cara apapun semampunya. suatu hari sang cucu bertanya,” kakek, aku mencoba untuk membaca al-quran seperti yang kamu lakukan, tapi aku tidak memahaminya. dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. apa sih kebaikan dari membaca al-quran.?????

dengan tenang sang kakek meletakkan atu bara di tungku pemanas, sambil berkata ” bawa keranjang batu bara ini ke sungai dan bawa kemari lagi dan penuhi dengan air”. maka sang cucu melakukannya seperti yang diperintahkan kakenya. tetapi, semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumanya. kakek tertawa dan berkata “lain kali kamu harus melakukannay lebih cepat lagi”. maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba kembali. sang cucu berlari lebih cepat. tetapi tetap lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum ia tiba di ddepan rumah.Β  dengan terengah2, ia berkata kpd kakeknya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong.Β  maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya, sang kakek berkata “aku tidak mau seember air, aku hanya mau sekeranjang air, ayoalh, usaha kamu kurang cukup nak.” maka sang kakek pergi keluar pintu, untuk mengamati usaha cucu laki2nya itu. cucunya yakin sekali bahwa hal itu mustahil tapi iya tetap ingin menunjukkan kepada kakeknya, biarpun ia berlari secepat2nya air tetap akan bocor keluar, sebelum ia sampai ke rumah.

sekali lagi sang cucu n=mengambil air ke sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai di depan kakek, keranjang sudahh kosong lagi. sambil terengah2 ia berkata ” lihat kek, percuma.’ kakek tersenyum bijak. “jadi kamu pikir percuma?” kakek berkata ” lihatlah keranjangmu, sang cucu menurut ,dan melihat ke dalam keranjangnyadan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. keranjang itu telah berubah dari keranjang batu bara yang tua kotor dan kini bersih luar dalam. “cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca al-quran, kamu tidak bisa memahami dan mengingat segalanya, tetapi ketika kamu membacanya lagi dan lagi kamu akan berubah di dalam dan di luar dirimu.selain itu dengan berlarinya engkau dari sungai kemari, tumbuhan kering dan tanah gersang yang terkena tumpahan air tersebut akan tersiram dan akhirnya berubah menjadi tumbuh subur seperti lingkungan sekitra kita yanng akan ikut mendapatkan berkahnya dengan mendengarkan tilawah al-quran. wallahualam”

wassalam……………

Advertisements

Responses

  1. aaah… so sweet…

    jadi inget, gue bawa dua alquran ke jogja, sampe sekarang belum pernah dibaca… huhu,

  2. *manggut2*
    bener juga, ya… perumpamaan yang bagus… πŸ™‚

  3. numpang lewat

  4. Subhanallah.. Bgus skali..

  5. Nice story.

    Memang, (biasanya) di keluarga2 muslim, kondisi Al-Qur’an masih original persis ketika pertama kali dibeli. Coz, jarang disentuh sama sekali.

    Malahan, ada yg Al-Qur’annya sampai berdebu. Sehingga memudahkan utk tayammum. :mrgreen:

    btw, kalo menyingkat ‘assalamu’alaykum’ jgn ‘ass’ mending ‘salam’ aja or ditulis lengkap. Sekedar saran. πŸ™‚

  6. syukron, saran diterima…

  7. jadi merasa bersalah ama Al-Quran ku..

  8. haloo…?
    qie,,,?

    masih idup kan lu?

  9. jadi inget ma cerita temen gue rosiana(read:ochan) beda tipis tapi ttg sholat….Hmm*berfikir sejenak* ceritanya hampir sama bahkan sama kali yaaa…*Lebih bingung* tapi bagus kok intinya di cerita temen gue yang jadi pertanyaan “apa sih fungsinya sholat?”

    Good good good

    nggak jadi ngepost deh. Sama aja. Hee

  10. ngga papa kli ngpost.. biar dakwahnya makin luas..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: