Posted by: Qie | July 5, 2008

Termangu

Termangu

Termangu aku
Di altar pualam merah yang dingin
Yang seakan mendesakku tuk beranjak
Duduk lebih merapat padanya

Temangu aku
Di bawah pantauan awan sore
Mengingatkanku akan bai’at dan janji hati
Akan prinsip dalam hidupku ini

Termangu aku
Memandang dia yang pasti telah acuh
Karena tak tahu bahwa aku tercipta
Atau mengira ku tak tahu dia ada

Termangu aku
Menatap waktu itu datang lebih cepat dari janjinya
Dan menagih apa yang ku tangguhkan
Sehingga kuterdesak kian

Menghentakku yang rapuh ini hingga roboh
Dan mendapatkanku hanya pasrah
TERMANGU

Advertisements

Responses

  1. ieu teh ‘termanggu’ atau ‘cimanggu’?

    *sotoy mode on:*
    Yang gw tau sih kata yang ada tuh tuh termangu, yg bisa diartikan seperti terdiam memikirkan sesuatu.
    *sotoy mode off*

  2. ehm.

    seperti yang sudah pernah dibilang.

    ‘termangu’ dan bukannya ‘termanggu’…

    afwan… ^_^v

  3. kalian berdua ngomongin apa sih, prib?? je?? hahaha

  4. gimana sih bahasa inggris boleh salah, tapi bahasa indonesia ulah atuh…

    good dah diganti jadi ‘termangu’


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: